Sejarah KP3M

Diawali pada tahun 2001, dengan adanya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah, Pemerintah Kabupaten Sleman telah melaksanakan Percontohan Otonomi Daerah Tahap I. Yang dilaksanakan adalah penataan kelembagaan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 Tahun 2000 tentang Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Sleman, dimana kewenangan penanaman modal ditangani  Subdin Penanaman Modal Dinas Perekonomian dengan Kasubdin dijabat oleh Dra. Tri Endah Yitnani.

Pada tahun 2003 dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2003 sebagai pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 84 tahun 2000 dan berdasarkan evaluasi kelembagaan maka ditetapkan Peraturan daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 tahun 2003 tentang perubahan pertama atas Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 12 tahun 2000 tentang Organisasi Perangkat Daerah, dimana kewenangan penanaman modal ditangani  Bidang Penanaman Modal Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Penanaman Modal dengan Kepala Bidang dijabat oleh Dra. Tri Endah Yitnani

Berdasarkan hasil evaluasi kelembagaan terhadap Organisasi Perangkat daerah yang dibentuk dengan Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2003 ditemukan beberapa permasalahan antara lain :

  • Program penguatan modal yang telah digulirkan menunjukkan peningkatan dari sisi jumlah maupun cakupan sasaran sehingga struktur yang ada saat itu tidak memadai.
  • Penanganan investasi/penanaman modal yang dilakukan belum didasarkan pada kajian yang analitis dan belum ditangani oleh struktur yang kapabel.

Sehubungan dengan  hal tersebut di atas kajian kelembagaan yang diusulkan untuk peningkatan jumlah  dan cakupan sasaran dana penguatan modal perlu diimbangi dengan keberadaan satuan kerja yang bersifat mandiri yaitu Badan Pengelolaan Penguatan dan Penyertaan Modal Daerah, sehingga pengelolaan akan lebih efektif karena ditangani dalam satu manajemen yang akan mempermudah koordinasi dan pengendaliannya. Untuk kewenangan penanaman modal tetap di tangani Bidang Penanaman Modal Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Penanaman Modal. Pada tahun 2005-2009 Kepala Bidang Penanaman Modal dijabat oleh Dra. Sudarningsih, M.Si

Dalam perkembangannya kebijakan yang diambil adalah dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2009 tentang Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Sleman dimana ketugasan pengelolaan penanaman, penguatan dan penyertaan modal berada di Kantor Penanaman, Penguatan dan Penyertaan Modal dengan Kepala Kantor dijabat oleh Retno Susiati, S.H, M.M.